Kamis, 20 Agustus 2009

MATA KULIAH ULUMUL HADIST - III

MATA KULIAH ULUMUL HADIST - III

1. Posisi Sunnah dalam Islam dan Bukti Kehujjahannya (Sheiful, Samsuri).

2. Tokoh-tokoh Ilmu Hadist dan Perkembangan Ilmu Hadis dari masa ke masa (Jamal, didk-dik).

3. Metodologi Penelitian Hadis antara Kaum Sufi, Ahli Hadis, Ahli Ushul Fiqh dan Ahli Fiqh (Farhan)

4. Urgensi Sanad dalam Literatur Hadist (Qohar)

5. Diskusi Seputar Kodefikasi dan Penulisan Hadis di Masa Nabi Menyoal Kredibilitas Para Sahabat (Khairil)

6. Otentisitas Hadis Nabi (Abduh, Ujang Safruddin)

7. Kritik Hadist dalam Lintasan Sejarah (Humeidi)

8. Kajian Hadist di Kalangan Orientalis (Arjonson, Hakim)

9. Perkembangan Inkar-Sunnah Klasik dan Modern (UjangSuherman)

10. Kontroversialitas Hadist (Hujairi, Asep)

11. Perbincangan Seputar Hadist-Hadist Israiliyyat (Amin, zilmanto).

12. Hadist-Hadist yang ”Ganjil” (Susanto)

13. Diskusi tentang Wadh’u Al-Hadis (Mubarok)

Referensi :

1. Azami, Muhammad Mustafa Azami, Hadis Nabawi dan Sejarah Kodifikasinya, Jakarta, P.Firdaus, 2000.

2. Al-Khathib, Muhammad ’Ajjaj, Al-Sunnah Qabla Al-Tadwin, Maktabah Wahbah, Kairo.

3. ’Itr, Nur Al-Din, Manhaj Al-Naqd fi ’Ulum Al-Hadis, Dar el-Fikr, Damaskus, 1401 H/1981 M.

4. Yaqub, Ali Mustafa, Kritik Hadis, Jakarta, Pustaka Firdaus, 1996.

5. Juynboll, G.H.A, Kontroversi Hadis di Mesir, Bandung, Mizan, 1999.

6. Al-Tahhan, Mahmud, Taisir Mushthalah al-Hadist. Beirut,tt

7. Al-Ahdal, HasanM. Maqbuli, Musthalah al-hadis wa rijaluhu, 1993

8. Al-Suyuthi, Jalal Al-Din, Tadib Al-Rawi fi tagrib Al-Nawawi, Beirut, 1988.

9. Al-Nawawi, Muhyidin bin Syaraf, Dasar-dasar llmu Hadis, Jakarta, Pustaka Firdaus, 2001.

10. Sya’roni, Usman, Otentisitas Hadis, Jakarta, Pustaka Firdaus, 2002

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar