Kamis, 20 Agustus 2009

Outline skripsi kualitatif

Pertanyaan :

1. Buatlah Outline skripsi kualitatif dari Bab I sampai dengan Bab 4 atau Bab 5?

2. Apa bedanya skripsi, tesis dan disertasi ?

3. Jelaskan yang dimaksud dengan :

a. Kutipan

b. Bagaimana membuat catatan kaki, loc.cit, op.cit

4. Bagaimana membuat daftar pustaka yang benar ? Berikan minimal 3 contoh.

5. Buatlah bagan atau skema alur berfikir dari judul atau masalah sampai dengan kesimpulan dari skripsi anda ?

Jawaban :

1. Outline skripsi kualitatif yang berjudul “ Pola Penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah: Kajian Pola Penafsiran Surah al-Baqarah”

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

B. Tinjauan Pustaka

C. Pembatasan dan Perumusan masalah

D. Tujuan dan Maksud Penelitian

E. Metode Penelitian

F. Sistematika Penulisan

BAB II M. QURAISH SHIHAB DAN TAFSIR AL-MISHBAH

A. Biografi M. Quraish Shihab

1. Riwayat Hidup dan Karier M. Quraish Shihab

2. Karya-karya Ilmiah M. Quraish Shihab

B. Tafsir al-Mishbah M. Quraish Shihab

1. Pemilihan Nama al-Mishbah

2. Sumber Penafsiran al-Mishbah

3. Metode Penafsiran al-Mishbah

4. Corak Penafsiran al-Mishbah

5. Sistematika Penafsiran al-Mishbah

BAB III TINJAUAN UMUM ATAS SURAH AL-BAQARAH

A. Penamaan Surah al-Baqarah

B. Kandungan Surah al-Baqarah

C. Keutamaan Surah al-Baqarah

BAB IV POLA PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB ATAS SURAH AL-BAQARAH

A. Pola Umum

1. Penjelasan Umum Surah

2. Pengelompokan Ayat

3. Penjelasan Istilah Kunci

4. Penyisipan Kalimat Penjelas

B. Pola Khusus

1. Arti Mufradat

2. Kaidah ‘Ulum al-Qur’an dan Kaidah Bahasa Arab

3. Munasabah al-Qur’an

4. Asbab al-Nuzul

5. Penjelasan dengan Riwayah

6. Penafsiran Interfeks (Pendapat Para Ulama)

7. Ilmu Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Modern

8. Penggunaan Israiliyyat

BAB V KESIMPULAN

2. Skripsi adalah karya tulis yang dibuat untuk menyelesaikan studi tingkat sarjana (SI). Umumnya, tebal skripsi terdiri atas 50 sampai 100 halaman.

Skripsi sebagai tugas akhir yang bertujuan untuk melatih mahasiswa merumuskan hasil telaahan secara sistematik dan logis, dan atau memperkenalkan metodologi penelitian secara nyata kepada mahasiswa. Hal penting yang ditekankan dari sebuah skripsi adalah pembahasannya harus menunjukkan adanya pemahaman penulis secara komprehensif atas topik yang dibahas. Sebuah skripsi diharapkan menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang keahlian tertentu.

Tesis adalah karya tulis yang dibuat untuk menyelesaikan studi tingkat Magister (S2). Umumnya, tesis terdiri dari 150 sampai 250 halaman.

Tesis merupakan karya tulis pada jenjang yang lebih tinggi satu tingkat dari Sarjana (S1). Tugas akhir ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa dan memperkenalkan metodologi dan pelaksanaan penelitian lanjutan. Oleh karenanya, selain harus menunjukkan pemahaman yang komprehensif atas topik yang dipilih, sebuah tesis harus juga dapat menggambar korelasi keilmuan yang dibahas dengan berbagai disiplin ilmu terkait lainnya. Sebuah tesis diharapkan menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan dalam bidang keahlian tertentu.

Disertasi adalah karya tulis yang dibuat untuk menyelesaikan studi tingkat Doktoral (S3). Umumnya tebal disertasi terdiri atas 250 sampai 350 halaman.

Disertasi merupakan karya tulis pada jenjang tertinggi dan terakhir di perguruan tinggi. Tugas akhir ini bertujuan menyiapkan mahasiswa untuk menghayati kultur penelitian dan mengantarkan lulusan menjadi peneliti yang mandiri serta penyumbang ilmu pengetahuan dan teknologi. Topik dalam sebuah disertasi umumnya dijadikan sebagai ukuran bidang keahlian penulisnya. Pilihan topik serta pembahasannya harus mengandung sesuatu yang baru (new finding) di bidangnya, dan dapat memberikan kontribusi, tidak saja pada level nasional, tetapi juga pada dunia keilmuan secara keseluruhan. Sebuah disertasi diharapkan menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan konsep ilmu didalam bidang keahlian tertentu melalui penelitian.

3. a. Kutipan adalah pengambilan bagian-bagian tertentu tulisan dari sumber yang digunakan. Kutipan terdiri dari kutipan langsung dan kutipan tidak langsung baik dari buku maupun artikel.

Kutipan langsung adalah pengambilan secara langsung bagian-bagian tertentu tulisan dari sumber yang digunakan. Ada dua bentuk kalimat yang dikutip langsung, yakni kalimat interpolasi (kutipan sebagaimana adanya baik dalam susunan kalimat maupun tanda baca) dan kalimat elips (kutipan yang mengambil bagian yang terpenting saja).

Kutipan tidak langsung adalah pengambilan secara tidak langsung bagian-bagian tertentu tulisan dari sumber yang digunakan, kutipan tidak langsung hanya mengambil artinya baik dalam bentuk saduran, kesimpulan atau parafrase.

b. Penulisan catatan kaki mengikuti kalimat atau bagian paragraf yang dikutip baik langsung maupun tidak langsung, dan ditandai dengan nomoryang tersusun secara urut dan ukurannya lebih kecil dari huruf atau angka yang digunakan dalam naskah (superscript) dalam satu spasi.

Sumber tulisan yang digunakan pertama kali memuat secara utuh nama penulis, judul buku atau tulisan (ditulis miring/italic), tempat penerbitan, penerbit, tahun dan halaman yang dirujuk. Untuk penanda halaman, digunakan huruf h, untuk tulisan Latin, dan . صuntuk tulisan Arab.

Ibid digunakan jika sumber tulisan yang sama digunakan kembali.

4. Daftar Pustaka adalah tulisan yang mencantumkan sumber-sumber tulisan yang benar-benar digunakan dalam penulisan karya akademik.

Dalam Daftar Pustaka, cantumkan sumber-sumber tulisan yang benar-benar digunakan dalam penulisan karya akademik itu. Sumber tulisan disusun secara alphabet dengan mendahulukan nama keluarga penulis, dan informasi lengkap karya yang dihasilkan.

Contoh :

1. Buku oleh satu orang penulis

Nasution, Harun. Falsafah dan Mistisisme dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang 1973.

2. Buku oleh dua orang penulis

Amal, Taufik Adnan dan Panggabean, Samsu Rizal. Tafsir Kontekstual al-Qur’an: Sebuah Kerangka Konseptual. Bandung: Mizan, 1989.

3. Buku oleh tiga orang penulis atau lebih

Abdullah, Taufik. Dkk. Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1985.

4. Buku tanpa penulis yang jelas

New Life Options: The Working Women’s Resource Book. New York: McGraw-Hill, 1976

5. Institusi dan asosiasi atau yang sejenis sebagai penulis

Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Profil Organisasi dan Kegiatan Tahunan 2002. Jakarta: ICMI, 2003.

6. Kumpulan tulisan dengan editor

Munhanif, Ali, ed. Mutiara Terpendam: Perempuan dalam Literatur Islam Klasik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar